Sosiologi Musik



Sosiologi musik mempelajari tentang hubungan antara musik dengan individu yang mendengarkannya . Beberapa hal terpenting yang dipelajari dalam sociology of music antara lain adalah hubungan antara tenaga produktif dengan keadaan yang mempengaruhi produksi.

Dalam dunia musik, yang dimaksud dengan tenaga produktif adalah:
1. kegiatan menulis dan membuat musik.
2. hasil kerja seniman/pekerja musik yang reproduktif.
3. teknologi yang digunakan dalam memproduksi serta mendistribusikan musik.


Lalu yang dimaksud dengan keadaan yang mempengaruhi produksi adalah:
1. keadaan ekonomi dan ideology yang mana segala kegiatan musik terkaitkan.
2. mentalitas serta selera para pendengar.

Theodore Adorno, seorang sosiolog dan musikolog kelahiran Jerman, lalu menegaskan bahwa suatu karya adalah segala hal yang terstruktur secara objektif dan memiliki arti tersendiri, hal-hal yang dapat mengundang analisa, serta dapat diartikan dan dirasakan dengan tingkatan akurasi yang berbeda. Mengacu kepada pernyataan ini, Adorno membagi pendengar ideal kepada 7 kelompok pendengar berdasarkan kemampuan mendengar masing-masing kelompok.

Kelompok-kelompok tersebut antara lain :
1. Expert Listeners (pendengar ahli), ciri dari pendengar dari kelompok ini adalah kemampuan mendengar secara keseluruhan atau mendengarkan secara structural. Kelompok ini memiliki kemampuan untuk mendengar elemen-elemen formal dari sebuah karya musik. Mampu mendengarkan urutan/bagian-bagian, mendengar momentum masa lalu, masa sekarang, serta masa depan, dan mengkristalisasikan semua itu menjadi kontex yang berarti.
2. Good Listener (pendengar yang baik), mampu mendengarkan elemen-elemen yang tersebut di atas, namun tidak memiliki kesadaran tentang keterlibatan teknis dan structural dari sebuah karya.
3. Cultural Listener (pendengar secara kebudayaan), menghargai musik sebagai suatu asset kebudayaan.
4. Emosional Listener (pendengar emosional), tidak didefinisikan oleh objek yang mereka dengarkan tetapi keadaan mental yang timbul dari objek yang didengarkan.
5. Resentment Listener (pendengar fanatik), sangat setia kepada satu jenis musik tertentu, sehingga tidak menerima segala bentuk penyimpangan kepada norma dan peraturan jenis musik tersebut.
6. Entertainment Listener (pendengar untuk hiburan), adalah tipe pendengar yang menjadi target industri, musik dianggap sebagai “selingan yang nyaman”.
7. Anti – Musical , karena masyarakat terdiri dari orang yang mendengarkan musik dan yang tidak, maka Adorno mengklasifikasikan mereka sebagai sebuah tipe Anti – Musical.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sanggar Musik Pandhan Rawe:
MH.Torro S.sn
Pucangan, Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta
0815 7873 2984 / 0821 34 2929 66
0274 300 1892 / 0857 2928 1978 / 0878 3977 1978
by email :pandhanrawe@gmail.com / mhtorro@yahoo.com